Belajar dari Langkah Raksasa Asia
Koran SI
Senin, 8 Maret 2010 - 18:01 wib
MEREKA yang pernah mendaki Gunung Fuji layak disebut orang bijak. Namun, mereka yang mendaki untuk kedua kalinya layak disebut orang bodoh. (Rahasia Pepatah Jepang).
Fuji yang berketinggian 3.776 meter merupakan simbol bagi masyarakat Negeri Sakura. Gunung yang dikeramatkan orang Jepang yang berarti ”keabadaian” ini adalah simbol pembangkit semangat bagi masyarakat Jepang untuk terus berpikir kreatif, terlebih ketika keadaan kian mustahil. Inilah salah satu mengapa orang Jepang sukses menguasai dunia meski memiliki segunung kekurangan. Fakta itulah yang diungkapkan Ann Wan Seng dalam bukunya, Rahasia Bisnis Orang Jepang: Belajar dari Langkah Raksasa Sang Nippon Menguasai Dunia (terbitan 2006).
Dalam buku itu Wan Seng menggambarkan bagaimana orang Jepang yang berfisik kecil bisa mengalahkan mereka yang berasal dari Barat. Setelah bom atom Amerika menghunjam di jantung kota Jepang pada 1945, semua pakar ekonomi saat itu memastikan Jepang akan segera bangkrut. Namun, prediksi itu meleset. Dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun, Jepang mampu bangkit dan bahkan menyaingi perekonomian negara yang menyerangnya. Terbukti, pendapatan per kapita dan taraf hidup rakyat Jepang menempati posisi kedua tertinggi di dunia. Pada pertengahan era 1990-an, produk nasional bruto (PNB) Jepang mencapai USD37,5 miliar.
Angka tersebut sekaligus menempatkan posisi Jepang di belakang Swiss yang memiliki PNB tertinggi di dunia sebesar USD113,7 miliar. Selain itu, Jepang tidak memiliki utang luar negeri. Dalam pandangan orang Jepang, kekalahan dapat ditebus dengan kemenangan dan keberhasilan dalam bidang lain. Bangsa Jepang tidak pernah menyerah dengan segala kekurangan dan kelemahan. Meski memiliki sumber daya alam yang sedikit, gempa sering mengancam, orang Jepang berupaya menggunakan segala potensi yang ada untuk membangun negaranya agar sebanding dengan negara yang kaya dengan sumber alam.
Belajar dari Langkah Raksasa Asia - suar.okezone.com
My Blog
Tuesday, March 30, 2010
Belajar dari Langkah Raksasa Asia - suar.okezone.com
Monday, March 22, 2010
95 Ribu Keturunan Nabi Muhammad Kecam Kartun | Tribun Timur
Selasa, 23 Maret 2010 | 01:45 WITA
London, Tribun - Sekitar 95 ribu keturunan Nabi Muhammad SAW berencana untuk melayangkan tuntutan kepada surat kabar yang memuat kartun yang dianggap menghujat Nabi Muhammad. Tuntutan rencana ini akan diajukan di pengadilan Inggris.
Faisal Yamani seorang pengacara asal Arab Saudi yang mewakili dari para keturunan Nabi Muhammad mengklaim, 12 kartun yang dimuat dalam surat kabar Denmark Jyllands - Posten sebagai sebuah pencemaran nama baik.
Seperti diketahui gambar yang dirilis pada 2005 lalu tersebut menyebabkan kemarahan warga Muslim dunia. Bahkan protes menentang pemuatan kartun itu di beberapa negara Muslim berujung dengan kerusuhan.
Meskipun kartun tersebut dirilis oleh surat kabar Denmark, Yamani berniat untuk mendaftarkan gugatannya di Inggris. Hal ini ia lakukan karena hukum Inggris mengatur undang-undang pencemaran nama baik yang lebih diberatkan kepada pihak penggugat. Demikian diberitakan The Sunday Times, Senin (22/3).
Kalangan pengacara di Inggris memperkirakan jika Yamani akan mendebatkan pemuatan kartun tersebut di Inggris lewat internet. Kondisi ini menurut kalangan pengacara Inggris dianggap telah mencemarkan nama baiknya klien Yamani yang tinggal di Timur Tengah, Afrika Utara, dan bahkan Australia.
Seorang pengacara Inggris Mark Stephens berkomentar mengenai usaha dari Yamani ini. "Keturunan langsung dari Nabi Muhammad memiliki tempat khusus di masyarakat Muslim. Mengkritik ataupun memperolok sosok Nabi Muhammad tentunya dianggap sebuah skandal," ungkap Stephens.
95 Ribu Keturunan Nabi Muhammad Kecam Kartun | Tribun Timur
London, Tribun - Sekitar 95 ribu keturunan Nabi Muhammad SAW berencana untuk melayangkan tuntutan kepada surat kabar yang memuat kartun yang dianggap menghujat Nabi Muhammad. Tuntutan rencana ini akan diajukan di pengadilan Inggris.
Faisal Yamani seorang pengacara asal Arab Saudi yang mewakili dari para keturunan Nabi Muhammad mengklaim, 12 kartun yang dimuat dalam surat kabar Denmark Jyllands - Posten sebagai sebuah pencemaran nama baik.
Seperti diketahui gambar yang dirilis pada 2005 lalu tersebut menyebabkan kemarahan warga Muslim dunia. Bahkan protes menentang pemuatan kartun itu di beberapa negara Muslim berujung dengan kerusuhan.
Meskipun kartun tersebut dirilis oleh surat kabar Denmark, Yamani berniat untuk mendaftarkan gugatannya di Inggris. Hal ini ia lakukan karena hukum Inggris mengatur undang-undang pencemaran nama baik yang lebih diberatkan kepada pihak penggugat. Demikian diberitakan The Sunday Times, Senin (22/3).
Kalangan pengacara di Inggris memperkirakan jika Yamani akan mendebatkan pemuatan kartun tersebut di Inggris lewat internet. Kondisi ini menurut kalangan pengacara Inggris dianggap telah mencemarkan nama baiknya klien Yamani yang tinggal di Timur Tengah, Afrika Utara, dan bahkan Australia.
Seorang pengacara Inggris Mark Stephens berkomentar mengenai usaha dari Yamani ini. "Keturunan langsung dari Nabi Muhammad memiliki tempat khusus di masyarakat Muslim. Mengkritik ataupun memperolok sosok Nabi Muhammad tentunya dianggap sebuah skandal," ungkap Stephens.
95 Ribu Keturunan Nabi Muhammad Kecam Kartun | Tribun Timur
Subscribe to:
Posts (Atom)